Rakor DMB Bahas Pelestarian Budaya dan Persiapan Hari Jadi Nglanggeran
Harun Susanto 23 Juli 2026 09:08:04 WIB
Nglanggeran, 23 Juli 2026 – Pemerintah Kalurahan Nglanggeran menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Desa Mandiri Budaya pada Rabu (22/7) di Aula Kalurahan Nglanggeran. Kegiatan ini dihadiri oleh Lurah beserta pamong dan staf Kalurahan Nglanggeran, Ketua Desa Budaya, pengurus Desa Budaya, serta Pendamping Kalurahan Budaya.Rakor dilaksanakan sebagai wadah koordinasi untuk mengevaluasi berbagai program Desa Mandiri Budaya sekaligus menyusun langkah strategis dalam pelestarian budaya dan pengembangan potensi lokal. Salah satu agenda utama yang dibahas adalah persiapan peringatan Hari Jadi Kalurahan Nglanggeran yang akan datang, sehingga diperlukan sinergi seluruh unsur masyarakat agar rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan baik.
Dalam kesempatan tersebut juga diperkenalkan salah satu produk unggulan Desa Prima, yaitu Bakpia Tape. Seluruh peserta diharapkan dapat turut membantu mempromosikan produk lokal tersebut sebagai upaya meningkatkan perekonomian masyarakat sekaligus memperkenalkan potensi kuliner khas Kalurahan Nglanggeran kepada masyarakat yang lebih luas.Selain itu, disampaikan pula perkembangan program Desa Preneur yang telah berjalan, salah satunya melalui kegiatan pembuatan ecoprint sebagai bentuk pemberdayaan masyarakat berbasis kreativitas. Di bidang seni budaya, tari khas Nglanggeran telah berhasil ditampilkan pada ajang Geopark Spekta, sebagai wujud komitmen dalam memperkenalkan kekayaan budaya daerah kepada masyarakat luas.
Rakor juga menetapkan kepengurusan sanggar seni Raksaka Purba Budaya, yang memiliki makna menjaga dan melestarikan warisan budaya Kalurahan Nglanggeran. Penetapan kepengurusan meliputi Ketua, Sekretaris, Bendahara, serta anggota sebagai langkah awal memperkuat kelembagaan sanggar dalam menjalankan berbagai kegiatan pelestarian budaya.
Pendamping Kalurahan Budaya dalam arahannya menyampaikan bahwa generasi muda yang memiliki minat dan bakat di bidang seni maupun budaya perlu mendapatkan dukungan dan ruang untuk terus berkarya. Dengan demikian, upaya pelestarian budaya dapat berlangsung secara berkelanjutan dan mampu melahirkan penerus yang akan menjaga identitas budaya Kalurahan Nglanggeran. Pendamping juga menyampaikan untuk melakukan identifikasi berbagai tantangan yang dihadapi dalam pengembangan Desa Mandiri Budaya, mulai dari sektor pariwisata, kerajinan tangan, hingga pelestarian bangunan yang memiliki nilai sejarah dan budaya. Hasil identifikasi tersebut diharapkan menjadi dasar penyusunan program kerja ke depan agar potensi budaya Kalurahan Nglanggeran dapat terus berkembang secara berkelanjutan.
Melalui rapat koordinasi ini, diharapkan terjalin sinergi yang semakin kuat antara pemerintah kalurahan, pengurus Desa Budaya, pendamping, dan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga, mengembangkan, serta mempromosikan potensi budaya Kalurahan Nglanggeran demi terwujudnya Desa Mandiri Budaya yang maju, lestari, dan berdaya saing.
Formulir Penulisan Komentar
Pencarian
Sekilas Info!
Arsip Artikel
- Rakor DMB Bahas Pelestarian Budaya dan Persiapan Hari Jadi Nglanggeran
- Babak Baru Pengembangan Wisata, Reorganisasi Pokdarwis Periode 2026-2031
- PENGUMUMAN LELANG PENGADAAN BARANG DAN JASA PENGEMBANGAN WISATA KAMPUNG PITU
- Sosialisasi Tanah Desa Tingkatkan Transparansi dan Partisipasi Masyarakat
- Kalurahan Nglanggeran Gelar Musyawarah Rembug Stunting Tahun 2026
- Sosialisasi Pembinaan dan Pengawasan Perdagangan Digelar di Balai Kalurahan Nglanggeran
- Pengajian Umum Sambut Tahun Baru Islam 1448 H Meriahkan Syiar Islam di Nglanggeran
CCTV NGLANGGERAN
PAMONG NGLANGGERAN
Statistik Kunjungan
| Hari ini | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Kemarin | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Total Visitor | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |











