Pembahasan Rencana Aksi Perencanaan 2027
25 Mei 2026 11:36:21 WIB
(desanglanggeran.gunungkidulkab.go.id) -- Pada hari ini Senin, 25 Mei 2026 bertempat di aula Kalurahan Nglanggeran telah dilaksanakan Rapat Koordinasi Pembahasan Rencana Aksi (Sinkal) TA 2027 dihadiri Lurah, Pamong dan Staf Kalurahan Nglanggeran. Dalam kesempatan tersebut Jagabaya menekankan batas akhir pengisian rencana aksi di aplikasi sinkal pada 15 Juni 2026.
Kamituwa menyampaikan sejumlah rencana program penanganan stunting dan peningkatan kesehatan masyarakat yang akan dilaksanakan secara bertahap. Pendataan stunting tingkat kalurahan direncanakan dilakukan minimal setiap tiga bulan sekali guna memperkuat pemantauan kondisi balita dan keluarga berisiko stunting. Selain itu, penyusunan kebijakan pencegahan dan penurunan stunting tingkat kalurahan diperkirakan akan dilaksanakan pada Juli–Agustus 2027 dengan alokasi anggaran sekitar Rp3,5 juta.
Dalam upaya pelayanan kesehatan masyarakat, penyediaan kebutuhan skrining kesehatan di posyandu diperkirakan tetap dilaksanakan. Program peningkatan ketahanan pangan dan gizi juga dianggarkan sebesar Rp5 juta. Sementara itu, pemantauan kesehatan oleh kader melalui Survei Mawas Diri direncanakan berlangsung sepanjang Januari hingga Desember dengan anggaran Rp5 juta untuk lima kegiatan.
Koordinasi penanganan masalah kesehatan masyarakat diperkirakan berlangsung pada Maret hingga Juni dengan dukungan anggaran Rp3,5 juta. Program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) bagi ibu hamil, balita, dan pemulihan gizi dianggarkan sebesar Rp10 juta. Pelaksanaan skrining kesehatan oleh kader akan dilakukan selama 12 bulan dengan anggaran Rp10 juta, sedangkan pemetaan berdasarkan kondisi rumah direncanakan berjalan secara triwulanan dengan anggaran Rp5 juta.
Selain itu, kegiatan perbaikan gizi kesehatan akan dilaksanakan satu kali kegiatan pada April hingga Agustus dengan anggaran Rp3,5 juta. Pemerintah kalurahan juga merencanakan perbaikan sarana dan prasarana MCK serta sanitasi lingkungan sebesar Rp45 juta untuk enam paket pekerjaan. Untuk memastikan efektivitas program, monitoring dan evaluasi stunting dijadwalkan berlangsung pada Juli hingga September dengan anggaran Rp3,5 juta, sementara laporan monitoring dan evaluasi akan disusun pada Juni dan November dengan anggaran Rp1 juta.
Namun demikian, koordinasi antar-stakeholder dalam pengawasan Program Percepatan Penurunan Stunting (PPS) diperkirakan belum dapat dilaksanakan dalam periode perencanaan tersebut.
Sementara itu, Ulu-Ulu merencanakan sejumlah program pelestarian kebudayaan daerah. Kegiatan perencanaan pendataan kebudayaan dijadwalkan berlangsung pada Januari hingga Februari dengan anggaran Rp10 juta. Penyusunan data kebudayaan akan dilaksanakan pada April hingga Mei dengan anggaran Rp8,5 juta, sedangkan identifikasi cagar budaya direncanakan berlangsung pada Juni hingga Juli dengan alokasi dana Rp5,4 juta.
Formulir Penulisan Komentar
Pencarian
Sekilas Info!
Arsip Artikel
- Warga Padukuhan Doga dan Gunungbutak Ikuti Sosialisasi Program Padat Karya BKK Tahun 2026
- REDKAR Kalurahan Nglanggeran Resmi Dikukuhkan, Siap Perkuat Kesiapsiagaan Menghadapi Bencana
- RT 02 Padukuhan Karangsari Gelar Kenduri Peringatan Maulid Nabi
- Dari Aspirasi Menjadi Prioritas, Nglanggeran Matangkan Rencana Kerja Pemerintah Kalurahan 2027
- Laporan Penyelesaian Informasi Publik
- Perkuat Ketepatan Sasaran, Nglanggeran Gelar Musyawarah Konsolidasi Data Kemiskinan
- SURAT KELUAR TAHUN 2026
DESA BUDAYA
DESA PRIMA
DESA WISATA
PAMONG NGLANGGERAN
Statistik Kunjungan
| Hari ini | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Kemarin | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Total Visitor | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |










