Program Desa Migran Edukatif merupakan salah satu upaya dari Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya migrasi yang aman, legal, dan terencana. Melalui program ini, pemerintah desa didorong untuk aktif memberikan informasi, pendampingan, serta penguatan kapasitas ekonomi bagi calon pekerja migran maupun keluarga pekerja migran.
Kalurahan Nglanggeran dinilai berhasil mengembangkan berbagai kegiatan yang mendukung perlindungan pekerja migran, seperti penyediaan informasi terkait prosedur kerja ke luar negeri, pendampingan bagi calon pekerja migran, serta pemberdayaan ekonomi bagi keluarga pekerja migran yang tinggal di desa. Upaya tersebut dilakukan melalui kerja sama antara pemerintah kalurahan, masyarakat, serta berbagai pihak terkait.
Lurah Nglanggeran menyampaikan rasa syukur atas penetapan tersebut. Menurutnya, capaian ini merupakan hasil kerja bersama antara pemerintah kalurahan, lembaga kemasyarakatan, serta seluruh masyarakat Nglanggeran yang terus berupaya meningkatkan kesejahteraan warga.
“Penetapan sebagai Desa Migran Edukatif ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, khususnya bagi warga yang bekerja atau akan bekerja di luar negeri. Kami berharap para pekerja migran dari Nglanggeran dapat bekerja secara aman, prosedural, dan tetap mendapatkan perlindungan,” ujarnya.
Dengan adanya penetapan ini, Kalurahan Nglanggeran diharapkan dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain dalam mengelola program perlindungan pekerja migran secara terpadu. Selain itu, program ini juga diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga pekerja migran melalui berbagai kegiatan pemberdayaan ekonomi dan edukasi masyarakat.
Ke depan, Pemerintah Kalurahan Nglanggeran berkomitmen untuk terus memperkuat peran desa dalam memberikan perlindungan bagi pekerja migran Indonesia serta mendorong terciptanya desa yang edukatif, maju, aman, dan sejahtera.
















